Nusantaravoices – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif—yang akrab disapa Bang Arul—secara resmi melantik Pengurus Dewan Kesenian Tanah Bumbu periode 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung khidmat dan semarak di Pendopo Serambi Madinah, Batulicin, pada Rabu malam (30/4/2025).
Suasana pelantikan semakin hidup dengan kehadiran berbagai kelompok seni daerah yang mempersembahkan beragam tarian tradisional. Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan kekayaan budaya lokal yang terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.
Dalam sambutannya, Bupati Bang Arul menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pengurus baru. Ia menekankan bahwa tanggung jawab yang diemban bukan hanya soal jabatan, tetapi juga panggilan untuk mengabdi kepada kebudayaan daerah.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Dewan Kesenian Tanah Bumbu periode 2025–2030. Amanah ini tentu bukan hal ringan, tetapi saya yakin dengan semangat dan kolaborasi, saudara-saudara sekalian mampu membawa kesenian daerah kita ke arah yang lebih maju,” ujar Bang Arul.
Ia menegaskan bahwa kesenian memiliki peran strategis sebagai cerminan jati diri bangsa—mengandung nilai luhur, karakter, dan peradaban yang membentuk identitas masyarakat. Di tengah arus globalisasi yang kian deras, pelestarian budaya lokal menjadi pondasi penting dalam memperkuat identitas dan kebanggaan daerah.
“Melalui kesenian, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga membangun identitas lokal yang kuat dan berkarakter,” lanjutnya.
Bupati juga menyoroti peran Dewan Kesenian sebagai ruang ekspresi, pusat kreativitas, sekaligus mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan program pembinaan seni yang menyentuh masyarakat secara luas. Ia mendorong pengurus untuk aktif merangkul para pelaku seni lintas generasi dan menciptakan program-program inovatif yang mampu mengangkat eksistensi budaya Tanah Bumbu, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan kesenian dan budaya melalui kebijakan, pembinaan, serta penyediaan fasilitas yang memadai. Sinergi yang kuat antara pemerintah, dewan kesenian, komunitas seni, dan seluruh elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan kita bersama,” tegasnya.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Bumbu, tokoh masyarakat, para seniman, budayawan, serta undangan lainnya. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan seni budaya Tanah Bumbu sebagai bagian dari identitas daerah yang patut dibanggakan.
